Gerakan Pelajar Sunflower di Taiwan
Gerakan Pelajar Sunflower adalah gerakan protes yang dipimpin oleh pelajar dan kelompok sipil di Taiwan pada tahun 2014. Gerakan ini dimulai sebagai protes terhadap Perjanjian Perdagangan Jasa Lintas Selat (CSSTA) yang dianggap tidak menguntungkan Taiwan. Namun, gerakan ini kemudian berkembang menjadi tuntutan reformasi demokrasi dan keadilan sosial.
Gerakan Pelajar Sunflower dimulai pada tanggal 18 Maret 2014, ketika para pelajar menduduki gedung Yuan Legislatif Taiwan. Para pelajar menuntut agar CSSTA tidak disetujui tanpa peninjauan pasal per pasal. Mereka juga menuntut agar pemerintah lebih transparan dan akuntabel kepada rakyat.
Gerakan Pelajar Sunflower berlangsung selama 23 hari. Selama waktu tersebut, para pelajar mengadakan berbagai aksi protes, termasuk mogok makan dan demonstrasi. Gerakan ini juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pekerja, petani, dan aktivis sosial.
Pada tanggal 10 April 2014, pemerintah Taiwan akhirnya setuju untuk menghentikan pembahasan CSSTA. Para pelajar kemudian meninggalkan gedung Yuan Legislatif. Gerakan Pelajar Sunflower dianggap sebagai salah satu gerakan sosial paling penting dalam sejarah Taiwan. Gerakan ini telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya demokrasi dan keadilan sosial.
Gerakan Pelajar Sunflower memiliki dampak yang signifikan terhadap politik Taiwan. Gerakan ini telah membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya demokrasi dan keadilan sosial. Gerakan ini juga telah mendorong pemerintah untuk lebih transparan dan akuntabel kepada rakyat.
Gerakan Pelajar Sunflower juga telah menginspirasi gerakan sosial lainnya di seluruh dunia. Gerakan ini telah menunjukkan bahwa pelajar dapat menjadi kekuatan yang kuat untuk perubahan.